IMG_7222IMG_7543IMG_7630Museum timah di Pulau Bangka ini dibuka sejak 1997 menempati bangunan bekas rumah karasidenan zaman belanda. Segala sejarah ekplorasi timah di pulau bangka dipamerkan, baik batuan timah dan mineral ikutan lainnya, alat tambang tradisional, mesin hitung jadul thn ?, bekas mangkuk keruk yg masih asli, foto jaman dulu, dan diorama kolong tambang rakyat maupun aktifitas kapal keruk timah di pesisir laut bangka. Juga monumen yg gagah berdiri di halaman yaitu lokomotif tua buatan England tahun 1908 untuk mengangkut pekerja dan hasil tambang timah. Tidak salah kepulauan Bangka Belitung disebut juga Pulau Timah karena tiap jengkal bumi Serumpun Sebalai ini mengandung timah putih terbaik di dunia.

Tempat yg agak terpisah dan berada dibelakang kantor PT Timah juga harus dikunjungi yaitu Pangkal Pewter. Disini tersedia koleksi souvenir timah, dari gantungan kunci harga 20rb sampai miniatur meriam, masjid, kapal layar dan kapal pengeruk timah seharga 5jt dan 10 jt.  Pewter itu terdiri dari campuran 97% timah, 7% tembaga & antimon. Pangkal Pewter dibuka sejak 1994 dan dikelola sendiri oleh koperasi karyawan PT Timah. Pewter yg dibentuk secara manual sbg kerajinan tangan ini banyak menerima pesanan dari pemprov Babel untuk cinderamata, instansi swasta, dan ada juga pesanan dari Jakarta, bahkan luar negeri. Jika anda ingin melihat langsung pembuatan souvenir ini bisa melihat langsung ke bagian belakang yg hanya dibatasi ruangan kecil dari ruangan penjualan. Yah, lumayan berkesan karena souvenir ini tidak akan anda temui dipasaran kecuali outlet Pewter di Bandara Depati Amir, tentu harganya lebih mahal ya..