Saya beristighfar ketika semua fraksi kecuali PBB menyetujui Raperda Minuman Beralkohol ini akhirnya diketokpalu menjadi PERDA PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PEREDARAN MINUMAN BERALKOHOL, 2 hari pasca peringatan kebangkitan nasional, tepatnya 22 Mei 2008 di forum Rapat paripurna DPRD Prov. Kal Sel. Perlu saya jelaskan bahwa dengan adanya perda ini bukan berarti kita MELEGALKAN miras di Kalsel, tapi semata-mata hanya untuk menyelamatkan Banua ini dari “air kencing setan” agar tidak dijual bebas dipinggir jalan. Perjalanan panjang untuk sebuah PERDA yaitu 1 tahun kurang 7 hari..! 29 Mei 2007 setahun yang lalu raperda ini kami ajukan. (lebih…)

Iklan